Welcome to the Jungle

PRAPATAN SPS
Catatan Berkeliling Nusantara

Siapa aku? 0

Adhy Ws | Rabu, Oktober 05, 2016 |

*السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*

*Renungan Pagi*
           

Seorang pemuda kehilangan sepatunya di laut,
lalu dia menulis di pinggir pantai.

*LAUT INI MALING*

Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai ...
*LAUT INI BAIK HATI ...*

Seorang pemuda tenggelam di lautan lalu ibunya menulis di pantai,
*LAUT INI PEMBUNUH ...*

Tak lama datanglah Seorang lelaki yg menemukan sebongkah mutiara di dalam lautan, lalu dia menulis di pantai..
*LAUT INI PENUH BERKAH ...*

Kemudian datanglah ombak besar dan menghapus semua tulisan di pantai itu !!!!!!

Maka .......

*JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA.*
.
Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik.
Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa di hargai.

Ali bin abi thalib berkata:
"Jangan menjelaskan tentang diri mu kepada
siapa pun,
Karena yang menyukai mu tidak butuh itu,
Dan yang membenci mu tidak percaya itu.
.
Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi
Siapa yang mau berbuat baik.
.
Jangan menghapus Persaudaraan hanya karena sebuah Kesalahan ...
Namun Hapuslah kesalahan...
demi lanjutnya Persaudaraan..
.
Jika datang kepadamu gangguan...
Jangan berpikir bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Perih, tapi berpikirlah bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Baik.
.
Kurangi mengeluh teruslah berdoa dan berikhtiar.
Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikuti mu.

Semoga bermanfaat

*وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*

Thomas J. Stanley, Ph.D 0

Adhy Ws | Sabtu, Agustus 27, 2016 |

*PENTING*: Hasil penelitian dari : Thomas J. Stanley, Ph.D mungkin akan mengubah apa yang anda percayai. Penelitian beliau menunjukkan bahwa dari _100 faktor yang berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang,_ *IQ hanya diurutan ke-21, bersekolah di sekolah favourite diurutan ke-23, dan lulus dengan nilai terbaik/hampir terbaik cuma faktor sukses diurutan ke-30*. _*Kaget ??*_ Ingin tahu 10 faktor pertama yang berpengaruh terhadap kesuksesan ? Silahkan Anda renungkan kembali apa yang Anda percayai setelah membaca 10 urutan dibawah ini : *1. Jujur* *2. Disiplin* *3. Gaul* _Good interpersonal Skill_ *4. Dukungan dari pasangan hidup* *5. Bekerja lebih keras dari yang lain* *6. Mencintai apa yang dikerjakan* *7. Kepemimpinan Yang Baik dan Kuat* _(Good & Strong Leadership)_ *8. Semangat dan berkepribadian kompetitif* *9. Pengelolaan Kehidupan yang baik* _(Good life management)_ *10. Kemampuan menjual gagasan dan produk* _(Abilty to sell idea or product)_

Rancaekek dan banjir 0

Adhy Ws | Selasa, Maret 08, 2016 |

https://goo.gl/photos/wRfiLvL3RCGiu8GT9

Meningkatkan kepekaan 0

Adhy Ws | Jumat, Februari 19, 2016 | ,

Kepekaan terhadap keadaan akan memberikan posisi terhadap diri bahwa kita memiliki kemampuan untuk membangun komunikasi. Sebaiknya kita coba memahami bagaimana keadaan seseorang yang sedang kita ajak bicara. Tanggapi keadaan mereka dan berikan rekomendasi yang baik sehingga mereka merasa terbantu. Berikan solusi terbaik yang bisa kita lakukan untuk dia kerjakan

Menjadi orang tua masa depan 0

Adhy Ws | Rabu, Februari 17, 2016 | , , ,

COMPETITION vs COOPERATION

Jumat lalu kedua anak saya menerima Report Card dari sekolahnya Ronald Reagan Elementary School.
Di Indonesia namanya rapot.

Melihat keduanya dapat nilai-nilai yang sangat bagus sementara tidak tercantum info tentang rangking, saya tergoda bertanya ke salah satu gurunya.

“Anak saya ranking berapa, Ms. Batey?”.
“Kenapa anda orang Asia selalu nanya gitu?”,jawabnya.
(Weleh, salah apa ane gan, batin saya.)

“Anda sangat suka sekali berkompetisi.
Di level anak anda, tidak ada rangking2an.
Tidak ada kompetisi.
Kami mengajari mereka tentang cooperation alias kerjasama.
Mereka harus bisa bekerja dalam team work dan mereka harus bisa cepat bersosialisasi dan beradaptasi.
Mereka harus punya banyak teman.
Lebih penting bagi kami untuk mengajari mereka story telling dan bagaimana mengungkapkan isi pikiran dalam bahasa yang terstruktur dan sistematis.
Kami mengajari mereka logika dalam setiap kalimat yang mereka ucapkan.”

(Dari sini rupanya kenapa teman2 saya di kantor mentalnya ”How can I help you”, hampir tidak pernah saya lihat jegal-jegalan.
Dan di sini, hampir semua profesi mendapatkan penghasilan yang layak, tidak harus semua jadi “dokter” seperti di Indonesia.
Semua orang boleh mencari penghidupan sesuai passionnya, sehingga semua bidang kehidupan sangat berkembang maju karena diisi orang2 yang bekerja dengan gairah).

Weleh…saya jadi ingat, memang pendidikan di negeri saya sangat kompetitif.
Banyak orangtua yang narsis memajang prestasi anak-anaknya di sosmed.

Tanpa disadari sebagian dari mereka nanti akan tumbuh menjadi orang-orang yang terlalu suka berkompetisi dan lupa bekerjasama.
Kiri kanannya dianggap saingan dan dirinya harus menjadi yang terbaik.

Mending kalo dia mengembangkan dirinya supaya menang persaingan, yang ada kadang mereka menunjukkan baiknya dirinya dengan cara menungkapkan jeleknya orang lain.
Kalo bukan kita siapa lagi, begitu jargonnya…
Wuih, betapa arogannya, seakan-akan yang lain tidak mampu dan hanya dia yang mampu.
Sakit mentalnya….

Bapaknya yang berkesempatan sekolah di sekolah2 yang konon terbaik di tanah air sebenarnya juga pernah kena sindrom yang sama.
Bagaimana tidak?
Setiap hari dicekoki bahwa anda putra terbaik bangsa, calon pemimpin masa depan dll selama bertahun-tahun.

Tidak perlu saya cerita gimana yang Maha Kuasa memberikan tamparan bertubi-tubi di awal-awal masa kerja, supaya saya tidak terlalu jauh tersesat.

Aku menang….aku menang…..begitu suara anak-anak dari sebuah gang di ibukota.
Entah permainan apa yang dimenangkannya…..
Entah kapan dia sadar bahwa hidup bukan melulu soal menang dan kalah.
Dan hidup bukan karena ranking 1 atau 10 ....
Sukses utk kalian semua anak2ku...

Bakersfield, Feb 2016


 
Prapatan SPS Copyright © 2010 Prozine Theme is Designed by Lasantha Home | RSS Feed | Comment RSS