Welcome to the Jungle

PRAPATAN SPS
Catatan Berkeliling Nusantara

Morfologi Tumbuhan(Fitografi) 0

Adhy Ws | Kamis, Februari 10, 2011 | ,

Morfologi adalah ilmu yang struktur luar.
Fitografi berasal dari kata fito dan grafi( fito artinya tumbuhan dan grafi artinya penggambaran) Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa fitografi adalah ilmu yang mempelajari tentang deskripsi tumbuhan / pencandraan tumbuhan / pertelaan tumbuhan(pertelaan ketika jenis yang pertama kali dipublikasikan harus pakai bahasa latin.

Aplikasi Pengetahuan Morfologi Tumbuhan
~ Pengenalan tumbuhan melalui taksonomi
~ Pengelolaan wilayah pesisir
~ Arsitektur lanskap
~ Pertamanan
~ Reklamasi
~ Studi Amdal
~ Penghijauan

Yang dipelajari Dalam Morfologi Tumbuhan
1. Penampakan
2. Bentuk-bentuk hidup
3. Organ-organ tumbuhan :
     a. Akar
     b. Batang
     c. Daun
     d. Bunga
     e. Buah
     f. Bagian-bagian lain

Penjelasan :

1. Penampakan tumbuhan
1. Pohon
Ciri : berkayu,batang utama jelas,memiliki percabangan contoh pada bambu
2. Perdu/semak(shrubs)
Ciri : Berkayu, bagian tengah,terdapat jaringan gabus contoh capsicum frutescens(cabai rawit) dan manihot utilisima(singkong).
3. Terna (herbs)
Ciri : tidak berkayu dan batang mengandung air contoh musa paradisiaca.
4. Liana (climber)
Ciri : Tumbuhan memanjat, melekatkan akarnya pada substratnya

2. Bentuk-bentuk hidup
1. Planta monocarpa (berbunga 1 x dan setelah buah masak akan mati)
a. Planta annua : semusim/setahun (Zea mays)
b. Planta biennis : 2 tahun (capsicum annum/lombok gede)/ Beta vulgaris
c. Planta multiennis (lebih lama lagi untuk berbuah
Contoh : Bambossa sp. dan nenas sebrang serta agave
2. Planta pollycarpa/perennis (berbunga dan berbuah berkali-kali) evergreen.
a. herba perennis : Zingiber sp.
b. Planta lignosa : Mangifera indica, citrus sp, dan  guajava.
Kelompok tanaman berdasarkan lingkungan
1. Hydrophyta : teratai, eceng gondok (eichornia crassipes)
2. Mesophyta/ Higropyta : pacar air, teklan.
3. Xerophyta : cactacea (Opuntia Vulgaris), sukulen
4. Halophyla : sea grass,mangrove
Berdasarkan kuncup organ
1. Epiphyta (diatas permukaan tanah, akar tidak berada di tanah). Contoh : Dryharia quercifo, anggrek, kadaka
2. Biophyta(Solanum tuberosum)
3. Mesophyta/Hygrophya contoh pacar air Impatiens balsamina)
4. Phanerophyta(di atas tanah) Contoh Mangifera Indica, beringin soka dll
5. Chamaephyta (kuncup muncul dari permukaan tanah, Contoh : kacang, tulip
6. Hemi-Crypthophya contoh pegagan (Centella asiatica dan strawbery Fragaria sp.
7.Cryptophyta/Geophyta(umbi-umbian/Rhizom) Contoh : Zingiber sp.solanum tuberosum.
8. Terophyta (annual/semusim)(sayuran padi, dan jagung)

Organ Utama Tumbuhan terbagi menjadi dua yaitu  
1. Vegetatif (akar/root/radix, batang/stem/caulix & daun/leaf/folium)
2. Generatif (buah/fruit/fructus, bunga/fower/flos dan biji/seed/semen)

A. Akar
merupakan bagian tumbuhan yang tumbuh ke bawah secara geotrop dan berfungsi menambatkan tumbuhan pada tanah dan menyerap air serta mineral.
Akar adalah alat tumbuh pada tumbuh-tumbuhan yang tidak berbuku-buku dan tidak beruas-ruas, umunya  tidak berklorofil (clorophyl) sebagian besar atau seluruhnya berada pada substrat (tumbuh-tumbuhan, tanah/air) 
Asal Mula akar
              Akar berasal dari lembaga akar radikula dalam embrio. Tapi ada pula yang berasal dari jaringan  sekunder batang, terutama pada tumbuh-tumbuhan yang hidup dipermukaan tanah. Contoh pada tanaman beringin, benalu, dan cocor bebek dan bunga violces akar dapat tumbuh pada sinus daun.
  Pada dikotil akar yang berasal dari radikula  dinamakan akar tunggang(radiks primaria)
Monokotiledon, radikula diselaputi dengan selubung akar/seiring akar yang dinamakan coleorhiza.
Fungsi utama akar 
1. mengokohkan
2. menyerap air
3. mengikat air dan garam tanah
4. membantu pernafasan
5. meletakan dirinya pada inang
6. membantu proses asimilasi
Fungsi tambahan akar
1. sebagai sumber vitamin dan mineral
2. Bahan obat
3. Cadangan makanan
4. Bahan Pewangi
Secara fisiologis :
fungsi absorbsi
fungsi tempat penyimpanan cadangan makanan
Secara mekanik :
Menguatkan/mengokohkan kedudukan tumbuhan
Susunan struktur akar
1. Pangkal akar/leher akar (Collum)
2. Batang akar (Corpus radichis)
3. ujung akar (apex Radichis)
4. Akar cabang (Radix lateralis)
5. Akar Serabut (Fibrilla radicalis)
6. Bulu-bulu akar (Pillus Radicalis)
7. Tudung akar (Calyptra)
8. Pembalut akar (Collea rhyza)
Metamorfosa akar
Akar dapat berubah bentuk maupun fungsinya disebabkan oleh faktor genetis ataupun faktor lingkungan. Contoh : singkong
Tipe akar 
1. Adventitious root (akar Liar) 
2. Primary root
3. Secondary root
Macam perakaran
1. Akar tunggang
2. Akar serabut
3. Akar tunjang
4. Akar udara
5. Akar nafas
6. Akar Lutut
7. Akar liar biji
8. Akar lekat
9. akar tinggal
10.haustorium
B. Daun (Folium)                                                                        
 umumnya pipih, melebar dan hijau contoh aloevera
sebaai tempat terjadinya fotosintesis
Fungsi daun
Fisiologi / biologi : fotosintesis, respirasi, gutasi, transpirasi.
Ekonomis : makanan, obat, bahan serat, pewarna.
Ekologi : penyerapan pemanasan global
Bagian utama daun
1. helaian, upih daun(blade lamina)
2. Tangkai daun (petiole,petiolus)
3. Pelepah daun (sheat,vagina)
    Daun lengkap umumnya monokotil berpelepah contohnya Colocasia esculenta dan Musa Paradisiaca. Sementara daun tak lengkap memili 2 dari 3 bagian utama.contoh Rhoeo discolor.




~ amplexicaulis : daun memeluk batang adalah sonchus arvensis.
~ sessilis : daun duduk contoh biduri, Calotropis gigantea
~ Subsessil : daun agak duduk
~ Equitens : daun saling memeluk
Bagian tambahan dari daun
a. stipula,stipule(daun penumpu) tidak terdapat di semua daun
Contoh : daun mawar dan kembang sepatu
b. Tarak/selaput bumbung (ochrea)stipula yang menyelubungi batang
Contoh : rumput asam, Polygonum paniculatum
 c. Lidah daun(ligule, ligula)
Contoh : graminae,bambossa sp, zingiber sp.
Modifikasi Daun
a. Phyllolade, Cladophyll
Bagian batang yang bentuk dan fungsi seperti daun
contoh : Opuntia sp, beberapa anggota Euphorbiaceae
b.Phyllodium, Phyllode
Tangkai daun yang melebar menyerupai helaian daun
Contoh : daun kayu putih, petiolus melebar(terdapat kelenjar nektar) Acacia auriculiformis
c. Umbi lapis
Bulbus,bulb asalnya adalah daun yang menyerupai umbi lapis.
d. Sulur(chirrose,cirrose)
e. Spine(duri)
Contoh Solanum mammosum
f. Kantung Nephentes sp 
memakan serangga karena memerlukan senyawa nitrat

Bagian- bagian Daun :
Helaian Daun (blade/lamina)
bentuk daun (shape/cicum sciptio)
Pangkal daun (base/basis) 
Ujung Daun (top/apex)
Tepi Daun (Margin)
Permukaan (integumen)
Daging daun (texture)
Pertulangan Daun (Vena,nervatio)

A. Bentuk Daun 
a. Bagian terlebar dekat apex helaian daun
melanset sungsang(oblanceolate)
menyudip (sphatulate) contoh : lobak, Raphanus sativus L
membaji (cuncate) contoh Oxalis corniculata
menjantung (abcordate)
membundar telur sungsang(obovate)
Contoh : sawo kecik, Manilkara kauki 
b. Bagian terlebar ditengah helaian 
memita (linear)
melonjong(oblong) 1: 2 1/2
menjorong(Elliptical) 2:1
oval (ovalis)1 : 1,5
membundar (orbicularis)
membelah ketupat ( Rhomboideal) 

contoh :Orthosiphon stamineus, sidagori
c. Bagian terlebar dekat pangkal
mendobus(subulate) contoh asparagus (ccemara0
melanset (lanealate) 1:3-5, alamanda , oleander
melancor (falcate) bulan sabit
memata panah(sagitage) eg. ipomea aquatica
menjantung(cordate) contoh binahongr(ovate)
membundar telur (ovate)e.g. sinyo nakal, duranta repens
mendelta (delfoide) 
mengginjal (reniform) e.g pegagan, centella asiatica
B. Tepi daun  
1. Biserratus (double-serratus) yang tiap angulusnya terdiri dari sinus dan angulus
2. Lobatus (berlekuk), sinus tidak sampai pada tengah nervis lateralis
3. aculeate
4. lacerate
5. ciliate
6. laciniate
7 tripartitus nggiran lain

C. Bentuk pinggiran  daun
1. Berkelijak (CIliate)
2. Mengeriting(Crispate)
3. Beronakan(Aculeafe)
4. Terkoyak (Lacerate)
5. Berjelabir (Lacinaate)

D. Pertulangan daun
Bagian-bagian
1. Ibu tulang daun/ tulang daun tengah (costae/midrib)
2. Tulang Daun lateral / tingkat 1. (nervis lateralis)
3. Urat daun (Vena) /cabang tingkat 2

E. Sistem Pertulangan Daun
a. Nervis divergintibus
1. Palminelved (menjari)
2. Penninerved (menyirip)
b. Nervis confluentibus
1. Rictinerved(sejajar) contoh : padi
2. Curninerved (melengkung) contoh harendong, Clidemia hirta, daun sungsang Gloriosa superba
F. Peruratan Daun
a. Reticulate (melengkung tidak beraturan seperti jala)
b. Scalariform (seperti tangga) contoh Clidemia hirta
G. Phyllotaxy (tata letak daun)
1. Pada satu buku melekat 1 helaian daun
a. Monostik(folia disticha, sejajar
b. Distik 2 baris
c. Tristik (Folia tristicha) 3 baris 
contoh : teki Cyperus rotundus L. Pandan, Pandanus tectorius
d. Spiral (Folia sparsa) contoh pacing, Costus speciosus
2. Pada satu buku melekat 2 helaian daun
a. berhadapan 
b. Berhadapan bersilang
3. Berkarang
a. Ferticilliata (pada satu buku melekat 3 helaian daun atau lebih
contoh : alamanda, nerium oleander
b. Beroset (Resula)
contoh kelapa, hanjuang
H. Permukaan Daun
1. Licin(laevis) mengkilat(nitidus);
2. Gundul (Glaber, glabrous) 
contoh daun jambu air, eugenia aquera
3. Kasar (scaber,Scarbrour)
contoh daun jati, tectona grandis
4. Berkerut(Rugosus) contoh daun jambu biji,Psidium guajava
5. Berbenjol-benjol(Bullatus)
contoh daun air mata pengantin, Antigonon leptopus
6. Dengan Rambut (Pillus)
I. Rambut (Hairy)
1. Pilose (meroma)
2. Villose (memasai)
3. Velutinus (beludru)
4. Hirsute (memisai)
5. Stelato-pilose (Bermbut bintang)
6. Setosus (berambut duri)
7. Plumosus(bermbut bulu)
8. Pubescens(berbulu pubis)
9. Sericeus (menyutera)
10. Lanatus (mengwol)
11. lanuginose (mengkapas)
J. Daging daun (Internvenium)
membranoceous (menyelaput)
Herbaceous (tipis/lunak)
Popyraceous (mengertas)
Cariaceous(mengulit/beringgit)
Curnosus ( berdaging) lidah buaya
Pergamentaceus (seperti perkamen)

C. Batang
Batang merupakan organ pendukung dan penghantar pada tumbuhan, biasanya merupakan lanjutan dari epikotil dan tumbuh ke atas.
Ciri  batang:
umumnya terletak diatas tanah atau bag. permukaan
mempunyai nodus dan internodus
ada yang berklorofil
Fungsi batang
Sebagai organ pengangkut(air dan bahan fotosintesis serta hasil fotosintesis), organ penunjang,memperluas bidang asimilasi,tempat penimbunan zat makanan.
Fungsi fisiologis
Alat transportasi: xylem floem
alat respirasi dan transpirasi
Fungsi mekanis
Tempat melekatnya organ daun dan bunga.

Bagian utama batang
Pepagan(bark) jaringan terluar yang melapisi kayu
Empulur(Pith)Jaringan terdalam biasanya lunak
Kayu (Wood) substansi keras batang pohon,

Bagian luar dari batang dapat berupa
bud
node
lampang daun
Lenticel
internode
prickle
stipular scar
vascular bundle

Bentuk batang
terete (kompak, padat)
Culm (berongga)
Calamus (buluh kumpai)
Menyegi enam (hexagonolobus)
contoh : Chromolaena odorata (kirinyuh) & Vigna sinensis (kacang panjang)
menyegi 3 dan 4

Berdasarkan pada
Letaknya pada tanah
diatas tanah : Arbor (pohon)
dalam tanah : rhizime(rimpang) dan tuber (umbi)
                     bulbus (umbi lapis )
Derajat lignin yang terkandung pada batang
1. Herbaceus : batang lunak/basah
berongga :
padi
Masif berisi : bayang, jagung
2. Lignosus,trunsus : batang berkayu
perdu (frutex) : percabangan < 1 m
Pohon (arbor ) percabangan  > 1 m


D. Bunga 
Bunga merupakan satuan perkembangbiakan  pada angiospermae terdiri atas putik, benang sari dan seperangkat hiasan diatas suatu dasar.
Peranan bunga : sangat banyak salah satunya sebagai pengungkap rasa

Bagian-bagian bunga :
Vegetatif :
- Tangkai/gagang bunga (peduncle) gantilan (pedicle) pada bunga majemuk
- Dasar bunga (receptacle)
- Perhiasan bunga (perianthium), meliputi mahkota (corolla/petal) dan kelopak (calyx / sepal)
kelopak /
Generatif
- Androecium(organ jantan) adalah benang sari terdiri atas
tangkai sari (filamen)
kepala sari ( stylus )
tepung sari (polen)
- Gynoecium (organ betina) adalah putik (pystillum) terdiri atas
kepala putik (stigma)
tangkai putik (stylus)
bakal buah (ovarium)
daun buah (carpellum)
bakal biji (ovule)

Rumus bunga
Ca = calyx(sepal)
Co = Corola(petal)
S = Stamen
P = Pystillum

Berdasarkan kedudukan ovarium maka bunga dibagi menjadi tiga tipe
Ovary superior
Ovary semi inferior
Ovary inferior
Berdasarkan alat kelamin
Hermaproditus
unisexual
Berdasarkan rumah
Monoecus
Dioecus

Berdasarkan simetrisasi
zygomorphus
actinomorphus
asimetri

bunga
Bunga merupakan evoulusi dari cabang dan daun  
bunga adalah alat perkembang-biakan secara generatif dari tumbuhan karena bunga memiliki fistillum dan stamen.Bungan sebenarnya adalah suatu cabang dari daun yang daun-daunya telah berubah fungsinya. Alasan-alasannya adalah :
1. letak cabang pada ujung daun dan atau ketiak daun. Demikian pula letak bunganya
2. Pada batang masih meendapatkan ruas-ruas.tetapi pada bunga ruas-ruas itu telah memendek, sehingga  tidak tampak jelas. Dengan demikian bagian-bagian bunga keluar dari tempat yang sama tinggi.
3. Bagian -bagian bunga anyak yang masih mengandung sirip daun misalnya:
a. Calyx(kelopak bunga) pada mawar (Rosa sp), warnanya masih hijau dan letaknya dalam susunan spiral.
b. corolla (mahkota bunga) bentuknya seperti daun hanya warnanya saja yang berubah
c. andraecium
d. Gynaeciume
e. Receptaculum(dasar bunga)
Fungsi bunga
1. alat perkembang-biakan
2. alat pemikat untuk kelestariannya
a.  bentuknya yang indah,beragam :
bunga bibir (labelum) : Labiatae
bunga tabung(tubus) :Tubiflorae
bunga kupu (papilion) : papilionaceae
bunga mangkok (campanula) : campalunaceae
bunga payung : umbellaceae
bunga pita (ligalatus) : asteraceae
3. Baunya yang harum. eg. kenanga
4. Menghasilkan madu. e.g kastuba 

E. Buah
Buah
Definisi Buah : putik yang berkembang menjadi dewasa dan merupakan organ tumbuhan yang mengandung biji.Buah adalah bakal buah yang tumbuh menjadi buah sesudah mengalami perubahan dari bakal biji menjadi biji.
Tipe buah dapat berupa :
Buah kering tidak memecah
buah kering memecah
buah kapsul
buah shizocarpic
buah buni
buah tunggal
buah ganda
buah majemuk
buah semu
Fungsi buah :
1.       Utama : Alat perkembangan biak
2.       Ekonomi :
a.       Sumber  vitamin A,C dan mineral
b.      Obat
c.       Pewangi
d.      Sumber minyak
e.      Sumber karbohidrat
f.        Seumber protein
Struktur buah
                Untuk memahami struktur buah perlu diketahui 6 hal
1.       apakah buah itu dibentuk dari jaringan bakal buah (buah sejati ) atau jaringan tambahan yang turut membentuk (buah semu)
2.       Apakah buah itu berdaging atau buah kering
3.       Setelah masak apakah buah pecah melepas bijinya(dehiscent)  atau tetap tertutup  (indeschent)
4.       Dalam satu butir buah apakah  peg
 





C. Batang dan Modifikasinya
        Batang merupakan organ pendukung dan penghantar pada tumbuhan , biasanya merupakan pertumbuhan lanjutan epikotil dan tumbuh ke atas. Fungsi batang : sebagai organ pengangkut, organ penunjang, memperluas asimilasi dan tempat penimbunan zat  makanan.
Bagian - bagian luar dari batang
1. Kuncup (bud) adalah puncuk
Daun(sirkum Skripsi)
        Daun(leaf folium) merupakan organ pad tumbuhan yang umumnya pipih, melebar dan berwarna hijau serta berfungsi untuk fotosintesis dan transpirasi.
        Bagian utama dari daun terdiri dari pelepah daun(sheath vagma), tangkai daun(petiole, pertiolus) dan helaian daun (blade lamma). Bagian Perhiasan dan kelamin bunga

A. Malvaceae


        Ciri umum non climbing, daun spiral,mempunyai daun penumpu(stipula), perhiasan bunga berjumlah 5 dan kelipatannya, aktinomorf,hermaprodit,sepal connate,petal bebas,stamen banyak, filamen berfusi dalam sebuah tabung(monodelphus), ovary superior.biasanya berupa semak;palminerved;mempunyai kelopak tambahan(epicalyx) ; buah capsule.
Habitus: tumbuhan terna atau perdu,sering mempunyai rambut bintang(sterharen)
Daun   : tunggal biasanya berurat daun menjari, mempunyai daun penumpu stipula), pada beberapa jenis misalnya pada hibiscus tiliaceus mempunyai kelenjar nektar "extraflore nectarium" pada daun bagian  bawah.
Bunga  : umumnya tunggal yang keluar dari ketiak daun (axillaris), aktinomorf, biseksual ;; Calyx 5 sepalum bersatu membentuk cawan, ujungnya bergigi 5, sering terdapat kelopak tambahan. Mahkota tidak berlekatan atau choripetal
B. Canaceae
canna indica
bunga : memiliki brachtea dan brachteola, calyx, ovarium. staminal petaloid adalah stamen yang melekat pada petal. staminodia adalah stamen yang tidak memilki anter
     
Leguminosae : ciri umum
C. Apocynaceae

allamanda chatartica
Ciri umum : berkayu, bergetah, daun tunggal, entire, penninerved. corolla berjumlah 4 atau 5, sympetalous,lobusnya terpuntur(contortae) ketika kuncup,stamen 5, epipetalous,ovary superior,2 locular.
Habitus : tumbuhan perdu atau pohon. Mempunyai getah yang putih / bening biasanya beracun. seperti pada nerium, thevetia, Allamanda, Plumeria)
Daun : tunggal, letak daun biasanya decusata, oposita atau verticilata; stipula tidak ada,  tetapi kadang - kadang ada seperti Allamanda chatartica dan terletak didalam ketiak daun berupa kelenjar)
Bunga : Tunggal atau merupakan perbungaan dalam tandan(racemus), dichasium atau monochasium. corymbus ramosus(malai rata), tidak bisa dipisahkan(bersatu antara tepal dan sepal.kontortus (terpuntir saat kuncup), kelopak terdiri dari tubus faux dan limbus. tipe stamen epipetal (stamen yang melihat pada mahkota). ovarium superum 

 



Leguminosae
A. Mimosaceae

 


B. Caesalpiniaceae
Ciri umummya pinnatus




C. Papilionaceae




A. Asteraceae
B.Euphorbiaceae
C.Rubiaceae






A. Nytaginaceae

Bunga kertas bougenvillea spectabillis dan bunga pukul empat Mirabilis jalapa
B. Bignoniaceae
spathodea campanulata
stamen didinamous yang berarti 2 panjang dua pendek. bunga sympetal artinya petal dan sepal tidak dapat dibedakan memiliki bibir atas dan bibir bawah.
C. Achantaceae

\


A. Turneraceae




 
B. Verbenaceae



 

C.  Lamiaceae
Kumis kucing
A. Pinaceae
B. Orchideae
dendrobium
anggrek merupakan tepalum = tidak bisa dibedakan antara mahkota dan kelopaknya atau disebut juga perygonium. terdiri dari dorsal sepal, petal, lateral sepal, labelum serta anter dan stigma.

Amarilidaceae

Bakung
Crynum asiaticum L.
Nama umum
Indonesia:Bakung, bakong, semur (Bangka), dausa (Ambon)
Inggris:crinum lily, spider lily
Melayu:Bakong, rumput tembaga suasa
Cina:wen chu lan
Crynum asiaticum

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Liliidae
                         Ordo: Liliales
                             Famili: Amaryllidaceae (suku bakung-bakungan)
                                 Genus: Crynum
                                     Spesies: Crynum asiaticum L.

0 Responses So Far:

 
Prapatan SPS Copyright © 2010 Prozine Theme is Designed by Lasantha Home | RSS Feed | Comment RSS