Welcome to the Jungle

PRAPATAN SPS
Catatan Berkeliling Nusantara

Jaringan epitel 0

Adhy Ws | Selasa, Maret 22, 2011 |

Tujuan Praktikum

1. Melakukan ppengamatan jaringan epitel dari preparat sayatan suatu organ dengan menggunakan mikroskop secara benar.
2. Menunjukkan bagian-bagian yang merupakan ciri struktur jaringan epitel
3. Membandingkan jenis jaringan epitel berdasarkan bentuk sel, banyaknya lapisan sel dan fungsi sel tersebut.
4. Menjelaskan minimum satu contoh organ untuk tiap jenis jaringan epitel yang diamati

Teori Dasar

              Kumpulan sel pada jaringan epitel tersusun sangat rapat dengan substansi antar sel yang sangat sedikit, bagian dasar bertumpu pada membran basal dan bagian dalam bertumpu pada suatu permukaan atau lumen. Fungsi utama jaringan epitel selain sebagai penutup atau pembatas permukaan, juga sebagai kelenjar. Epitel penutup bertugas melindungi jaringan di bawahnya dari infeksi, tekanan, atau gesekan. Sedangkan epitel kelenjar untuk menghasilkan sekret(getah) untuk metabolisma.Nutris, oksigen, sekresi dan sisa metabolisma disalurkan melalui jaringan epitel.
             Epitel Penutup dikelompokan menurut susunan sel-selnya 
1. epitel selapis / simple epithelium
epitel yang terdiri dari satu lapis sel saja dengan pengertian semua sel bertumpu pada membran basal dan semua puncak berbatasan dengan lumen.
2. epitel berlapis semu / pseudostratified epithelium
epitel yang terlihat seperti epitel berlapis tetapi setiap selnya masih bertumpu pada membran basal.
3. epitel berlapis / stratified epithelium 
epitel yang mempunyai lebih dari satu lapisan sel, berapa pun jumlah lapisannya. Sedangkan berdasarkan bentuk selnya yaitu : spitel pipih, epitel kubus, epitel silindris , dan epitel transisional. Diantara pengklasifikasian di atas tidak semua bentuk dan susunan dapat ditemukan tersendiri, seringkali ditemukan dalam bentuk kombinasi dengan sel-sel lainnya.
          Epitel kelenjar berfungsi sebagai alat untuk mengeluarkan sekret. Material sekresinya biasanya cair dan berisi substansi seperti enzim, hormon, mucin atau asam lemak. Kelenjar terbentuk karena pelipatan, penumpukan dan invaginasi lapisan sel epitel yang terjadi selama masa pembentukan jaringan sehingga terbentuk kelenjar.
Berdasarkan cara mengeluarkan sekretnya, kelenjar terbagi menjadi dua yaitu
a. kelenjar eksokrin adalah kelenjar yang masih mempunyai saluran duktus eksretorius untuk mengeluarkan sekretnya.
b. kelenjar endokrin adalah kelenjar yang terlepas dari jaringan epitel dan tidak mempunyai saluran khusus untuk sekretnya, untuk mengeluarkannya melalui pembuluh darah.
       Klasifikasi menurut terbentuknya sekret terbagi menjadi tiga kelompok
a. Holokrin, selnya melakukan penghancuran  semua isi selnya menjadi sekret.
contoh kelenjar sebasea.
b. Apokrin, hamya bagian ujung-ujungnya (apikal) saja yang lepas sebagai sekretnya.
contoh : kelenjar mamae dan kelenjar keringat.
c. Merokrin, selnya tidak hancur dan sekret dkeluarkan dari selnya.
contoh : kelenjar ludah 
Berdasarkan banyak sedikit sel penyusunnya :
a. uniseluler,selnya berbentuk silindris atau bertingkat
b. multiseluler, terbagi menjadi
a. kelenjar sederhana,kelenjar eksokrinn yang salurannya tidak bercabang tetapi bisa lurus atau menggulung
b. kelenjar komplek, kelenjar yang salurannya bercabang, bisa berbentuk tubulus, alveoli atau campuran keduanya.

0 Responses So Far:

 
Prapatan SPS Copyright © 2010 Prozine Theme is Designed by Lasantha Home | RSS Feed | Comment RSS