Welcome to the Jungle

PRAPATAN SPS
Catatan Berkeliling Nusantara

kompos 0

Adhy Ws | Kamis, Maret 22, 2012 |

Tujuan Komposting :
1. Mengubah bahan organik yang biodegradable menjadi bahan  yang stabil
2., Membunuh meikroba pathogen, telur insect dan mikroorganisme lain.
3. Menyediakan nutrient yang cukup untuk menunjang kesuburan tanah/tanaman.
Tahapan Pembuatan Kompos
1. Pemilahan sampah
Sampah dipilah antara bahan yang organik dan non organik
2. Pencacahan
Pencacahan dierlukan untuk mempercepat proses pembusukan. Sampah organik yang telah dicacah dicampur dengan ahan baku lain seperti kotoran ternak dan EM-4 (starter) menjadi rata sehingga mikrooorganisme akan bekerjasama secara efektif dalam proses fermentasi.
3. Pencampuran bahan baku
Sampah yang sudah dicacah dideder ditempat yang telah disediakan kemudian dicampur dengan kotoran ternak.Pencampuran/pengadukan dilakukan secara merata kemudian dicampurakan pula campuran EM-4 (starter), diaras campuran sampah dan kotoran ternak. Pencampuran dilakukan sekali lagi agar bahan tercampur secara merata.
4. Penumpukan Bahan Baku
Setelah dilakukan pencampuran secara merata kemudian dilakukan penumpukan dengan model trapesium/gunungan/persegi panjang.Dalam tumpukan inilah terjadi pross fermentasi sampah organik menjadi kompos.
5. Pemantauan
Dalam masa penumpukan akan terjadi peningkatan suhu sebagai akibat proses fermentasi. Seuhu dan kelembapan dapat dipertahankan dengan perlakuan antara lain penyiraman dan pembalikan tumpukan.
6. Pematangan
Pengomposan berjalan dengan baik bila suhu menurun dan bahan telah lapuk serta warna berubah menjadi coklat. Tujuan pematangan agar kompos benar-benar aman bagi konsumen
7. Pengeringan
Setelah 3 minggu, maka sampah organik telah menjadi kompos. Selanjutnya dilakukan pembongkaran untuk dikeringkan dan dijemur.Pengeringan dilakukan kurang lebih satu minggu sampai kadar air mencapai kira-kira 20-25 %.
8. Penggilingan dan Pengayakan
Proses selanjutnya adalah dilakukan penggilingan terhadap kompos yang sudah kering. Untuk mendapatkan butiran-butiran kompos yang siap untuk dikemas dilakukan pengayakan sesuai dengan kebutuhan.

Keuntungan Pembuatan kompos
1. Dari segi teknologi
Dapat dilakukan dengan tekonologi modern dan dapat pula secara manual 
2. Dari segi Ekonomi
Pengomposan dapat mengurangi jumlah tumpukan sampah sehingga menurangi jumlah operasional pemusnahan sampah dan mengurangi investasi lahan TPA. Kompos dapat memperbaiki kondisi tanah dan dibutuhkan opleh tanaman. Penggunaan pupuk anorganik dapat ditekan sehingga meningkatkan efisiensi penggunaannya.
3. Dari Segi Pendidikan
Dapat dijadikan obyek pembelajaran lingkungan baik bagi masyarakat maupun dunia pendidikan
4. Dari Segi Ekologi
Pengomposan merupakan metode daur ulang yang alamiah dan mengembalikan bahan organik ke dalam siklus biologis. Kebutuhan energi dan bahan makanan yang diambil tumbuhan dari dalam tanah dikembalikan lagi ke dalam tanah. Selain itu dapat pula mengurangi pencemaran lingkungan.. Pemakaian kopmpos p[ada lahan perkebunan atau pertaqnian akan meningkatkan kemampuan lahan dalam menahan air sehingga terjadi konservasi air.
5. Dari segi Sosial
Dapat menciptakan lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran
6. Dari segi  Kesehatan
Penurangan tumpukan sampah dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Proses pengomposan yang berlangusng dengan suhu tinggi sehingga mematikan mikroorganisme penyakit.

0 Responses So Far:

 
Prapatan SPS Copyright © 2010 Prozine Theme is Designed by Lasantha Home | RSS Feed | Comment RSS