Heroes Myspace Comments

Welcome to the Jungle

PRAPATAN SPS
Catatan Berkeliling Nusantara
Tampilkan postingan dengan label genetika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label genetika. Tampilkan semua postingan

Genetika 0

adhyws | Sabtu, Desember 25, 2010 |

           Genetika(hereditas) adalah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari penurunan sifat individu dari anaknya.Gregor Mendel memperkenalkan hukum mendel yang dalam perkembangannya digunakan dalam usaha-usaha memperbaiki mutu ternak,memperoleh bibit unggul,meningkatkan produksi tanaman budi daya dan lainya.
          Genotipe adalah sifat dasar yang belum terpengaruh oleh  faktor lingkungan atau faktor yang diturunkan.Misalnya :  warna Bunga.
          Fenotipe adalah resultan dari genotipe dan faktor-faktor lingkungan/luarr atau berupa variasi dari genotipe, misal bunga warna merah/kuning.Dua individu dengan genotipe yang sma akan menunjukkan fenotipe yang berlainan, bila faktor lingkungan juga berlainan.
         Kromosom adlah pembawa sifat-sifat menurun.Gen merupakan faktor-faktor keturunan yang terdapat dalam kromosom dan kromosom terdapat dalam nukleus.
         Tiga fungsi pokok DNA yaitu
1. DNA harus mampu menyimpan informasi genetik dan dengan tepat meneruskannya dari induk kepada keturunannya, dari generasi-ke generasi.Fungsi ini merupakan fungsi genotipik , yang dilaksanakan melalui replikasi.
2. DNA harus mengatur perkembangan fenotipe organisme. Artinya materi genetik harus mengarahkan pertumbuhan dan diferensiasi organisme mulai dari zigot hingga individu dewasa. Fungsi ini merupakan fungsi fenotipik yang dilaksanakan melalui ekspresi gen.
3. DNA harus dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu sehingga organisme tersebut akan dapat beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berubah-ubah. Fungsi ini merupakan fungsi evolusioner yang dilaksanakan melalui peristiwa mutasi.
             Sebagai pembawa informasi genetik, DNA dapat berfungsi sebagai : 
1. Heterokatalis,mensintesis molekul lain seperti RNA (transkripsi)
2. Autokatalis,memperbanyak dirinya sendiri (replikasi)
Hubungan DNA RNA dan Protein
DNA membentuk sifat sel dan menentukan jenis protein yang dibentuk.
Ketika terjadi proses pembuatan DNA baru dalam proses replikasi bangunan spiral menjadi lurus dan anak tangga terputus pada ikatan antara purin dan pirimidin.
RNA,single helix adalah suatu molekul asam nukleat yang merupakan komplemen dari bagian rantai DNA,tetapi basa timin diganti dengan urasil(U)
RNA sama seperti DNA disusun oleh basa nitrogen , gula deoksiribosa dan gugus fosfat.

Protein dibentuk didalam ribosom oleh 3 jenis RNA:
r-RNA,m-RNA,t-RNA.
Prinsip dasar relikasi DNA : memasangkan basa komplemen pada rantai templat.
Karena kedua untai DNA merupakan komplementer sehingga masing-masing untai berperan sebagai template untuk membuat rantai baru dalam proses replikasi.

Replikasi DNA. Mula-mula, heliks ganda DNA (merah) dibuka menjadi dua untai tunggal oleh enzim helikase (9) dengan bantuan topoisomerase (11) yang mengurangi tegangan untai DNA. Untaian DNA tunggal dilekati oleh protein-protein pengikat untaian tunggal (10) untuk mencegahnya membentuk heliks ganda kembali. Primase (6) membentuk oligonukleotida RNA yang disebut primer (5) dan molekul DNA polimerase (3 & 8) melekat pada seuntai tunggal DNA dan bergerak sepanjang untai tersebut memperpanjang primer, membentuk untaian tunggal DNA baru yang disebut leading strand (2) dan lagging strand (1). DNA polimerase yang membentuk lagging strand harus mensintesis segmen-segmen polinukleotida diskontinu (disebut fragmen Okazaki (7)). Enzim DNA ligase (4) kemudian menyambungkan potongan-potongan lagging strand tersebut.
 Protein yang berperan dalam replikasi DNA :
Polimerase : adalah enzim yang berperan dalam mengkatalisasi pembentukan DNA.
ligase adalah enzim yang berguna dalam menyambung DNA utas lagging

Mitosis dan kitchen DNA 1

adhyws | Sabtu, Desember 11, 2010 | , ,

Didalam DNA terdapat proses replikasi DNA, caranya melalui proses Mitosis dan Meiosis.

Perbedaan Mitosis dan Meiosis
Mitosis :
bersifat diploid
untuk sel tubuh
sifat sama dengan induknya
Meiosis :
bersifat haploid
untuk sel gamet 
tidak sama dengan induknya

 Mitosis adalah proses pembelahan sel pada seluruh bagian tubuh dengan menghasilkan dua sel tubuh yang sifatnya sama dengan sel induknya.mitosis merupakan pembelahan sel yang tidak langsung dan terjadi pada sel-sel somatik yang bersifat meristematik, yaitu sel-sel yang hidup terutama sel-sel yang sedang tumbuh(ujung akar & ujung batang).Proses pembelahan secara mitosis menghasilkan 2 sel anak yang identik dan bertujuan untuk mempertahankan pasangan kromosom yang sama melalui pembelahan inti secara berturut-turut.


Tahap-tahap mitosis
Profase

- lenyapnya nukleus dan membran nukleus
- terbentuknya kromosom yang menebal






Metafase

- Munculnya benang gelendong 
- Menderetnya kromatid pada bidang equator







Anafase

- bergeraknya kromatid yang ditarik oleh benang gelendong ke arah kutub ynag berlawanan
- terbentuknya alur pembelahan.






Telofase

- Melenyapnya benang kromatid dan munculnya nukleus
- terbentuknya kromosom dan menyusutnya alur pembelahan.








Gambar tahapan-tahapan Mitosis




















      Dalam praktikum ini akan dilakukan pengamatan dengan menggunakan bawang dan mikroskop, alasan menggunakan bawang merah karena pembelahan selnya lebih mudah dan lebih mudah mendapatkannya. mitosis hanya untuk sel tubuh dan sifatnya sama dengan induknya.




Kitchen DNA

Tujuan :
kitchen DNA untuk mendapatkan dan mengamati DNA dari buah kiwi.
Alat dan bahan beserta fungsinya
-Buah kiwi
-Garpu(menghancurkan buah kiwi)
-Pisau (memotong buah kiwi)
-Deterjen(mengikis dinding sel)
-NaCl(melepas sitoplasma)
-Ethanol(agar DNA ke atas)
-tabung reaksi(tempat kiwi direaksikan)
-Pipet(untuk memasukan ethanol perlahan-lahan ke tabung reaksi

Prosedur :
Buah kiwi dipotong, 4 bagian, 1/4 buah kiwi dihancurkan oleh garpu dan masukkan ke dalam tabung reaksi. masukan deterjen dan ethanol secara perlahan-lahan sehingga DNA naik ke atas.










Contoh lain :
Kitchen DNA pada buah pisang
-Potong pisang  menjadi bagian-bagian kecil
-Blender buah pisang
-Campur dengan larutan garam
-Lalu campur dengan larutan detergen cair
-Saring larutan menggunakan saringan
-Diamkan selama 10 menit
-Camur dengan Larutan ethanol    
-Tunggu hingga membentuk gumpalan
-Ambil Gumpalan dengan sumpit
Pisang baik digunakan karena struktur serat yang tidak mudah rusak, mudah dihancurkan dan cepat bereaksi dengan ethanol


 
Prapatan SPS Copyright © 2010 Prozine Theme is Designed by Lasantha Home | RSS Feed | Comment RSS